Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Pengetahuan Umum
PEMBAHARUAN(TAJDID) Oleh  Kodri  (Pengurus Bidang PTKP) “Saya merdekakan islam dari ikatannya negara, agar supaya agama Islam bukan tinggal agama memutarkan tasbih di dalam masjid saja, tetapi menjadilah satu gerakan yang membawa kepada perjuangan”(Mustafa Kemal atatruk). Islam yang turun sebagai penyempurna agama agama terdahulu, dengan kitab sucinya Al-Qur'an, memberikan cara dan praktek praktik baik yang berkaitan dengan tuhan maupun dengans sesama manusia, dan banyak hal lagi yang di bahas di dalamnya, misalnya hokum, akidah dll. Jika kita baca, ada tiga periodesasi masa dalam islam, yang pertama adalah periode awal, pertengahan atau keemasan, dan yang terakhir adalah kemunduran, penekanan penulisan artikeli ini akan kami tekan kan pada masa kemundurannya, apa yang menjadi sebab dan fakor yang menyebabkannya, bukannya apa yang termuat dalam al qur,an sudah mencakup semua hal2 yang sudahterjadi maupun belum terjadi?. Di dalam buku islam sontoloyo memua...
PERAN KOHATI DALAM DINAMIKA KEPEREMPUANAN Oleh Riza Puspita Sari  (Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan)     Berilah aku seribu pemuda maka akan ku guncangkan dunia (Bung KArno). Dapat dipahami bersama bahwa peran pemuda sangat berpengaruh terhadap kemajuan bangsa terutama peran dari mahasiswa di Indonesia. Para mahasiswa milenial dituntut untuk dapat berpikir jangka panjang perihal masa depan bangsa. Sang pendidik bangsa  dituntut untuk dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang bermartabat. Semua itu tidak terlepas dari peran perempuan.    Perempuan adalah tiang negara, bila kaum perempuannya baik (berahlak karimah) maka negaranya baik dan bila perempuannya rusak (amoral) maka rusaklah negara itu (Syair Arab). Hal ini berkenaan sebagaimana peran yang dimiliki perempuan yaitu peran sebagai ibu, anak dan anggota masyarakat. Perempuan sebagai seorang ibu berperan  sebagai madrasah awaliyah seorang anak dimana seorang ibu dituntut untuk da...
DISKUSI UMUM HUKUM DAN HAM “Pemindahan Ibu Kota Jakarta ke Kalimantan Timur (dilihat dari aspek Filosofis, Sosiologis, Politik-Hukum dan Pertahanan) serta Efek Jangka Panjang Bagi Bangsa Indonesia” Oleh BidangHukum dan HAM     Bidang Hukum dan HAM HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi mengadakan Diskusi Umum “Pemindahan Ibu Kota Jakarta ke Kalimantan Timur (dilihat dari aspek Filosofis, Sosiologis, Politik-Hukum dan Pertahanan) serta Efek Jangka Panjang Bagi Bangsa Indonesia” pada Selasa, 10 September 2019 atau bertepatan pada 10 Muharam 1441H Pukul 13.00 WIB. Adapun pemateri pada diskusi umum kali ini adalah Bapak Ali GenoB., M.A.HK. selaku Dosen Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga.     Kegiatan ini mendapat tanggapan yang sangat responsive. Dihadiri oleh Kader beserta Ketua Umum HMI Karnoto Zarkasyi, Ketua Umum HMI Cabang Salatiga, Pengurus HMI Cabang Salatiga dan Kader GMNI Salatiga. Semaraknya diskusi membuat forum semakin seru. Pemateri yang berlatarbelakan...
Pembentukan Forum Konsultasi Bantuan Hukum HMI (FKBHMI) Karnoto Zarkasyi Oleh Bidang Hukum dan HAM Law is a tool of social control (Hukum adalah alat untuk kontrol sosial)  Indonesia merupakan negara hukum sesuai Pasal 1 Ayat 3 Undang-Undang Dasar NRI tahun 1945, yang mana segala sesuatu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara diatur oleh hukum yang bersifat mengikat. Saat ini masih banyak kita temukan pelanggaran-pelanggaran Hukum yang mengorbankan Hak Asasi Manusia (HAM). Terutama masyarakat menengah ke bawah.    Ketimpangan keadilan bukan merupakan rahasia publik lagi. Berbagai bentuk politik praktis sangat memprihatikan. Maka dibutuhkan kepekaan dan kesadaran masyarakat untuk mengatasi permasalahan ini. Sesuai pepatah hukum "Salus papuli supreme lex (Kesejahteraan masyarakat adalah hukum yang tertinggi)".    Bidang Hukum dan HAM HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi membentuk FKBHMI (Forum Konsultasi Bantuan Hukum) untuk menanggapi isu-isu se...
Menilai sebelum mencoba? Oleh  Pengurus Bidang Perguruan Tinggi dan Kepemudaan Terbinanya Insan Akademis, Pencipta, Pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung Jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT. (tujuan hmi)  Ayahanda lafran pane(pendiri HMI) pernah berkata” ilmu dan amal kita kerjakan, dunia akhirat kita perjuangkan”, kata kata singkat yang sudah mampu mewakili tujuan hmi.  Sejak berdirinya pada tahun 1947, HMI telah mampu melewati seleksi zaman yang sewaktu waktu bisa melenyapkan kiprahnya di bangsa ini, bagaimana tidak pki yang saat itu jaya, sangat berkeinginan keras untuk memusnahkan hmi, karna di anggap menjadi batu sandungan dalam setiap pergerakannya, namun atas ijin allah swt. Dan kerja keras para pejuang yang hidup di hmi, Semua itu mampu di lewatinya.  Zaman yang terus berjalan mengikuti apa yang telah al qur,an kabarkan, sampailah pada zaman ini, dimana selain kebudayaannya yang ikut berubah, ...