Skip to main content

Milad Ke-8 HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi

MILAD KE-8
SEBAGAI MOMENTUM INTROSPEKSI DIRI
Oleh
Bidang  Perguruan Tinggi dan Kepemudaan HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi


Perayaan milad dan buka bersama HMI Cabang Salatiga Komisariat Karnoto Zarkasyi yang di selenggarakan pada tanggal 29 mei 2019, bertempat di Kantor Sekretariat HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi. Milad merupakan momentum setahun sekali yang sekaligus sebagai moment utk mengintropeksi diri dan sebagai sarana merekatkan hubungan, baik antar sesama kader maupun dengan pengurus.

Adapun salah satu susunan acara dalam milad  tersebut adalah sarasehan yang di isi oleh Kakanda Tri Wahyu sebagai Demisoner. Beliau menyampaikan sejarah dari berdirinya HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi. Pada kesempatan kali ini memang dari pihak PTKP menghendaki tema milad kali ini adalah "Sejarah Komisariat Karnoto Zarkasyi".

Dalam salah satu bukunya ibnu thufail pernah berkata “ Masa depan adalah penekanan dari masa lalu”, sekiranya itulah salah satu yang menajadi alasan bagi bidang PTKP untuk mengadakan acara milad tersebut dengan tema sejrah HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi, karna dengan mengetahui sejarah perjuangan berdirinya  HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi di harapkan para pengurus sekaligus para kader mampu mengambil dan menyerap nilai-nilai perjuangan yang nantinya  terutama para pengurus mampu mengimplementasikan perjuangan perjuangan tersebut untuk mewujudkan dan menjadikan komisariat karnoto zarkasyi yang lebih baik.

Dengan terselenggaranya acara tersebut kami dari pihak PTKP berharap, agar para pengurus dan kader HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi kembali kepada khittah perjuangan HMI sebagaimana apa yang telah di sampaikan oleh Dr. Abdullah hehamahua yang kurang lebih “kader HMI harus kembali kepada khittah perjuangan HMI”. Bukan malah menjadkan himpunan sebagai sarana pemuas kepentingan, yang lalu menimbulkan perpecahan.  semoga saja HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi khususnya dan HMI pada umumnya terjauh dari semua itu, aamiin.


Comments

Popular posts from this blog

PERAN KOHATI DALAM DINAMIKA KEPEREMPUANAN Oleh Riza Puspita Sari  (Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan)     Berilah aku seribu pemuda maka akan ku guncangkan dunia (Bung KArno). Dapat dipahami bersama bahwa peran pemuda sangat berpengaruh terhadap kemajuan bangsa terutama peran dari mahasiswa di Indonesia. Para mahasiswa milenial dituntut untuk dapat berpikir jangka panjang perihal masa depan bangsa. Sang pendidik bangsa  dituntut untuk dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang bermartabat. Semua itu tidak terlepas dari peran perempuan.    Perempuan adalah tiang negara, bila kaum perempuannya baik (berahlak karimah) maka negaranya baik dan bila perempuannya rusak (amoral) maka rusaklah negara itu (Syair Arab). Hal ini berkenaan sebagaimana peran yang dimiliki perempuan yaitu peran sebagai ibu, anak dan anggota masyarakat. Perempuan sebagai seorang ibu berperan  sebagai madrasah awaliyah seorang anak dimana seorang ibu dituntut untuk da...
Pembentukan Forum Konsultasi Bantuan Hukum HMI (FKBHMI) Karnoto Zarkasyi Oleh Bidang Hukum dan HAM Law is a tool of social control (Hukum adalah alat untuk kontrol sosial)  Indonesia merupakan negara hukum sesuai Pasal 1 Ayat 3 Undang-Undang Dasar NRI tahun 1945, yang mana segala sesuatu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara diatur oleh hukum yang bersifat mengikat. Saat ini masih banyak kita temukan pelanggaran-pelanggaran Hukum yang mengorbankan Hak Asasi Manusia (HAM). Terutama masyarakat menengah ke bawah.    Ketimpangan keadilan bukan merupakan rahasia publik lagi. Berbagai bentuk politik praktis sangat memprihatikan. Maka dibutuhkan kepekaan dan kesadaran masyarakat untuk mengatasi permasalahan ini. Sesuai pepatah hukum "Salus papuli supreme lex (Kesejahteraan masyarakat adalah hukum yang tertinggi)".    Bidang Hukum dan HAM HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi membentuk FKBHMI (Forum Konsultasi Bantuan Hukum) untuk menanggapi isu-isu se...