Skip to main content

Bedah Film "Sexy Killers"

Bedah Film Sexy Killers
HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi
Oleh 
Bidang Penelitian Pengembangan dan Pembinaaan Anggota

Senin, 27 Mei 2019  tepatnya pada jam 13:00 siang Bidang PPPA melaksanakan kegiatan Bedah Film Sexy Killer di Kantor Kesekretariatan Komisariat Karnoto Zarkasyi dengan Pemateri Bang Muhammad Efendi Yusuf atau biasa disapa dengan Bang Popong. Acara tersebut berlangsung dengan lancar, teman-teman pun mengikuti acara ini dengan sangat antusias dan semangat, meskipun matahari bersinar dengan sangat terik saat itu.

Tujuanan diadakanya bedah film ini, adalah untuk meningkatkan pengetahuan mereka terhadap kondisi di Indonesia terutama didaerah yang kurang begitu diperhatikan dan agar kader bisa memberikan suatu penilaian dengan suatu landasan. Pemateri mengatakan sangat senang dengan diadakan a bedah film ini. Karena dapat menambah ilmu pengetahuan.

Partisipasi kader HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi yang sangat antusias menjadikan pemateri bangga.
pembahasan bedah film sexy killer kemarin meliputi lingkungan hidup dan kondisi geografis yang dijadikan tempat pembangunan PLTU dan pertambangan, kemudian Hak Asasi rakyat dalam mengambil suatu keputusan dan bagaimana aparat penegak hukum dalam mengatasi situasi tersebut. dan pertanyaan yang sering dilontarkan pada saat bedah film itu mengenai bagaimana film itu dirilis saat mendekati Pemilu tahun 2019.

Film itu dirilis itu bukan untuk menjatuhkan salah satu paslon baik itu nomer 01 maupun 02, nyatanya salah satu pihak dari paslon termasuk anggota di Perusahaan PLTU dan Pertambangan. dan tidak ditujukan agar masyarakat golput dalam Pemilu namun, ditujukan agar masyarakat bisa melihat kondisi indonesia yang sudah begitu kritis dan bisa memilih pemimpin yang bisa mengendalikan kondisi indonesia yang sudah kritis ke indonesia yang lebih maju.

Comments

Popular posts from this blog

PERAN KOHATI DALAM DINAMIKA KEPEREMPUANAN Oleh Riza Puspita Sari  (Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan)     Berilah aku seribu pemuda maka akan ku guncangkan dunia (Bung KArno). Dapat dipahami bersama bahwa peran pemuda sangat berpengaruh terhadap kemajuan bangsa terutama peran dari mahasiswa di Indonesia. Para mahasiswa milenial dituntut untuk dapat berpikir jangka panjang perihal masa depan bangsa. Sang pendidik bangsa  dituntut untuk dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang bermartabat. Semua itu tidak terlepas dari peran perempuan.    Perempuan adalah tiang negara, bila kaum perempuannya baik (berahlak karimah) maka negaranya baik dan bila perempuannya rusak (amoral) maka rusaklah negara itu (Syair Arab). Hal ini berkenaan sebagaimana peran yang dimiliki perempuan yaitu peran sebagai ibu, anak dan anggota masyarakat. Perempuan sebagai seorang ibu berperan  sebagai madrasah awaliyah seorang anak dimana seorang ibu dituntut untuk da...
Menilai sebelum mencoba? Oleh  Pengurus Bidang Perguruan Tinggi dan Kepemudaan Terbinanya Insan Akademis, Pencipta, Pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung Jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT. (tujuan hmi)  Ayahanda lafran pane(pendiri HMI) pernah berkata” ilmu dan amal kita kerjakan, dunia akhirat kita perjuangkan”, kata kata singkat yang sudah mampu mewakili tujuan hmi.  Sejak berdirinya pada tahun 1947, HMI telah mampu melewati seleksi zaman yang sewaktu waktu bisa melenyapkan kiprahnya di bangsa ini, bagaimana tidak pki yang saat itu jaya, sangat berkeinginan keras untuk memusnahkan hmi, karna di anggap menjadi batu sandungan dalam setiap pergerakannya, namun atas ijin allah swt. Dan kerja keras para pejuang yang hidup di hmi, Semua itu mampu di lewatinya.  Zaman yang terus berjalan mengikuti apa yang telah al qur,an kabarkan, sampailah pada zaman ini, dimana selain kebudayaannya yang ikut berubah, ...

Milad Ke-8 HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi

MILAD KE-8 SEBAGAI MOMENTUM INTROSPEKSI DIRI Oleh Bidang  Perguruan Tinggi dan Kepemudaan HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi Perayaan milad dan buka bersama HMI Cabang Salatiga Komisariat Karnoto Zarkasyi yang di selenggarakan pada tanggal 29 mei 2019, bertempat di Kantor Sekretariat HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi. Milad merupakan momentum setahun sekali yang sekaligus sebagai moment utk mengintropeksi diri dan sebagai sarana merekatkan hubungan, baik antar sesama kader maupun dengan pengurus. Adapun salah satu susunan acara dalam milad  tersebut adalah sarasehan yang di isi oleh Kakanda Tri Wahyu sebagai Demisoner. Beliau menyampaikan sejarah dari berdirinya HMI Komisariat Karnoto Zarkasyi. Pada kesempatan kali ini memang dari pihak PTKP menghendaki tema milad kali ini adalah "Sejarah Komisariat Karnoto Zarkasyi". Dalam salah satu bukunya ibnu thufail pernah berkata “ Masa depan adalah penekanan dari masa lalu”, sekiranya itulah salah satu yang menajadi ala...